Depok|Sketsa-online.com – Komisi A DPRD Kota Depok menggelar rapat dengar pendapat (RDP) pada Selasa (26/8) untuk membahas persoalan banjir yang terus melanda Perumahan Nuansa Asri, Kelurahan Limo. Rapat berlangsung cukup panas karena persoalan ini sudah berulang sejak 2020 tanpa adanya penyelesaian menyeluruh.
Anggota Komisi A DPRD Kota Depok yang juga Ketua Fraksi Gerindra, Edi Masturo, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam.
Ia menyebut, banjir di Nuansa Asri sudah terlalu lama menjadi keluhan warga sehingga DPRD perlu mengambil langkah konkret.
“Komisi A sepakat untuk melakukan peninjauan langsung ke lokasi banjir. Dengan melihat kondisi di lapangan, kami bisa mengetahui penyebab utama dan menentukan rekomendasi yang tepat kepada Pemerintah Kota Depok,” ujar Edi Masturo.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa agenda peninjauan ini akan segera dijadwalkan dalam waktu dekat. Menurutnya, langkah tersebut penting agar keputusan DPRD tidak hanya berdasarkan laporan, melainkan juga fakta lapangan yang objektif.
RDP ini juga melibatkan perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta perangkat kelurahan. Selain itu, mantan lurah Limo turut hadir memberikan penjelasan mengenai kondisi banjir yang terus terjadi sejak lima tahun terakhir.
Kemudian, Edi Masturo menekankan pentingnya koordinasi lintas dinas dalam menangani persoalan banjir. Ia menyebut penanganan tidak boleh dilakukan secara parsial, melainkan harus komprehensif agar masalah tidak terulang.
“Oleh karena itu, kami akan mendorong pemerintah kota agar langkah yang ditempuh benar-benar tuntas dan berkelanjutan,” tegasnya.
Dengan adanya komitmen tersebut, DPRD Depok memastikan persoalan banjir di Nuansa Asri kini masuk ke agenda prioritas.
Hasil peninjauan lapangan akan dijadikan dasar rekomendasi resmi bagi pemerintah kota guna mempercepat penanganan secara menyeluruh. (el’s)







Komentar