Depok|Sketsa-online.com – Ketua Komisi B DPRD Kota Depok, H. Hamzah, menilai terpilihnya Gerardus Budisatrio Djiwandono sebagai Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) periode 2025–2030 merupakan momentum emas bagi regenerasi kepemimpinan pemuda, khususnya kader muda Partai Gerindra, untuk tampil lebih menonjol di kancah nasional.
Lebih lanjut, Hamzah menyebut kepemimpinan baru ini diharapkan mampu menghadirkan inovasi sekaligus memperkuat peran Karang Taruna sebagai wadah pemberdayaan generasi muda di tengah perubahan zaman.
“Terpilihnya Saudara Budisatrio merupakan kesempatan emas bagi pemuda, khususnya kader muda Gerindra, untuk menunjukkan kiprahnya di tingkat nasional. Semoga di bawah kepemimpinan beliau, Karang Taruna semakin solid, inovatif, serta mampu menghadirkan program yang bermanfaat bagi generasi muda dan masyarakat luas,” ujar Hamzah, Selasa (26/8).
Selain itu, gerakan politik anak muda Gerindra memang tengah mencuri perhatian. Budisatrio, yang juga anggota DPR RI, resmi didapuk sebagai Ketua Umum PNKT dalam Temu Karya Nasional IX Karang Taruna.
Proses pemilihan berlangsung melalui musyawarah mufakat, di mana ia menggantikan Didik Mukrianto setelah memperoleh dukungan penuh dari pengurus dan kader Karang Taruna se-Indonesia.
Dalam pidato perdananya, Budi (sapaan akrabnya) memberikan penghargaan kepada Didik Mukrianto atas kepemimpinannya yang dinilai mampu menjaga soliditas organisasi.
“Terima kasih kepada Pak Didik yang telah mewariskan soliditas organisasi. Ke depan, Karang Taruna harus hadir sebagai ruang kolaborasi pemuda dari desa hingga kota untuk menjawab tantangan sosial-ekonomi di era digital,” kata Budi, dikutip via medsos, Selasa (26/08).
Tak hanya itu, figur Budi juga dikenal memiliki latar belakang pendidikan yang mumpuni.
Putra pasangan Sudrajad dan Bianti Djiwandono sekaligus cucu ekonom senior Prof. Soemitro Djojohadikoesoemo ini menempuh pendidikan di Berkshire School, Massachusetts (2000), lalu melanjutkan studi hingga meraih gelar sarjana di Clark University, Amerika Serikat (2004).
Terpilihnya Budi disambut baik oleh berbagai pihak, termasuk para legislator di daerah.
Menurut Hamzah, Karang Taruna di bawah kepemimpinan Budi diharapkan mampu menjaga relevansi organisasi dengan dinamika zaman serta mencetak generasi muda Indonesia yang berdaya saing tinggi. (el’s)







Komentar