Walikota Depok: Tradisi Ngaduk Dodol sebagai Penjaga Identitas Budaya di Tengah Kemajemukan

Depok | Sketsa-online.com – Wali Kota Depok memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam perayaan Lebaran Depok, khususnya dalam kegiatan Ngaduk Dodol yang digelar di kawasan Grand Depok City (GDC), Kalimulya, Selasa (13/5).

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan bahwa perayaan ini bukan sekadar ajang menikmati kuliner khas, melainkan juga wujud nyata pelestarian budaya lokal.

“Saya mengapresiasi panitia, peserta, dan masyarakat yang hadir. Hari ini kita tidak hanya mengaduk dodol, tetapi juga menikmati masakan khas seperti semur, tumis kacang, dan ikan asin dengan jaket, yang merupakan identitas kuliner Kota Depok,” ujarnya.

Selain kuliner, kegiatan ini turut diramaikan dengan berbagai acara kebudayaan, salah satunya adalah dongeng anak bertema sejarah dan budaya Depok. Kegiatan ini bertujuan menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal sejak usia dini.

“Ini bagian dari pelestarian budaya. Sebagai generasi penerus, penting bagi anak-anak kita untuk mengenal dan mencintai warisan leluhur,” tambahnya.

Wali Kota juga menekankan pentingnya rasa kebersamaan dalam menjaga tradisi. Menurutnya, nilai kebersamaan yang tercermin dalam kegiatan seperti membuat dodol bersama merupakan fondasi kuat dalam membangun kota yang harmonis.

“Kita harus terus menjaga budaya ini. Kita adalah bagian dari warisan para pendahulu, dan kebersamaan adalah modal utama untuk membangun Depok ke depan,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Depok berharap semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya lokal dapat terus hidup dan diwariskan dari generasi ke generasi. (el’s)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *