Depok|Sketsa-online.com – Baru berusia 14 tahun, namun semangatnya sudah membara seperti pemain profesional. Sakha Fatih Albachtiar, guard andalan SMPN 3 Depok sekaligus pilar klub basket Phoenix-G, terus menapaki langkah demi langkah menuju mimpi besarnya mengenakan jersey biru kebanggaan Satria Muda Pertamina.
Meski usianya masih belia, nama Sakha sudah cukup dikenal di kalangan basket pelajar Depok. Ia kerap menjadi motor permainan tim, baik sebagai shooting guard maupun point guard. Dua peran itu membuatnya terbiasa mengambil tanggung jawab besar, termasuk mengatur tempo permainan dan mencetak poin penting bagi timnya.
“Target saya bisa terus memberi kontribusi positif bagi tim, sekaligus ikut membesarkan nama sekolah,” ujar putra pasangan Yudi Bachtiar ini penuh keyakinan, usai tampil di Diphoria Fest 2025 pada Selasa (9/9).
Perjalanan Sakha dengan basket dimulai sejak masih duduk di bangku sekolah dasar. Sementara teman-teman sebayanya sibuk bermain di luar rumah, Sakha memilih menghabiskan banyak waktunya di lapangan basket.
Tekad dan konsistensinya berbuah hasil ia beberapa kali dipercaya mewakili Kota Depok dalam ajang Pekan Olahraga Daerah (Porda).
Tidak berhenti di sana, Sakha juga mengasah kemampuan dengan bergabung di Phoenix-G Cilodong, klub basket lokal yang dikenal sebagai tempat lahirnya banyak pemain muda berbakat. Dari klub inilah teknik, mental, dan kedisiplinannya semakin teruji.
Prestasi yang diraih Sakha menjadikannya bukan hanya kebanggaan sekolah, tetapi juga keluarga dan masyarakat sekitar.
Baginya, basket bukan sekadar hobi untuk mengisi waktu luang, melainkan jalan hidup yang ingin ia tekuni dengan sepenuh hati.
Setiap tetes keringat dalam latihan, setiap poin yang ia cetak di pertandingan, adalah langkah kecil menuju mimpi besar yang ia kejar sejak dini.
Jalan menuju dunia basket profesional memang masih panjang, tetapi Sakha percaya kerja keras dan dedikasi akan membawanya ke sana.
Mudah-mudahan, suatu hari nanti nama Sakha Fatih Albachtiar benar-benar terpampang di punggung jersey biru Satria Muda Pertamina, bersama para bintang basket terbaik Indonesia. (el’s)







Komentar