Menuju Depok Lebih Maju, Endah Winarti Serap Aspirasi Warga

Depok | Sketsa-online. com – Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Depok, Endah Winarti, melaksanakan kegiatan reses di Kecamatan Sukmajaya untuk menjaring aspirasi masyarakat, pada Minggu (11/05).

Acara ini dihadiri oleh warga dari berbagai lingkungan RW yang menyampaikan beragam persoalan terkait pelayanan publik, fasilitas umum, hingga kondisi sosial ekonomi.

Dalam sambutannya, Endah menyatakan bahwa reses kali ini difokuskan untuk mengevaluasi program-program pemerintah daerah yang belum terealisasi sepanjang tahun 2024.

Ia mendorong agar kinerja pemerintahan Kota Depok di bawah kepemimpinan wali kota saat ini dapat lebih baik dibandingkan sebelumnya.

“Hari ini saya fokus mengevaluasi program yang belum berjalan di tahun 2024. Jika sebelumnya wali kota cukup baik, maka sekarang harus lebih baik lagi,” ujarnya di hadapan warga.

Endah juga menyampaikan bahwa permintaan terhadap fasilitas ambulans tidak lagi menjadi prioritas, mengingat Pemerintah Kota dan RSUD telah menyediakan layanan ambulans gratis yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Lebih lanjut, ia menyampaikan optimismenya bahwa Kota Depok dapat menjadi yang terbaik di Jawa Barat, berkat meningkatnya kesadaran warga dalam menjaga lingkungan. Hal ini terlihat dalam kegiatan car free day yang dinilai semakin tertib dan bebas dari sampah.

Dalam sesi dialog, sejumlah warga turut menyampaikan aspirasi penting. Adi, Ketua RW 03 Kalimulya, mengeluhkan kondisi pemakaman di wilayahnya yang tidak layak, karena lahan makam bertumpuk dan berada di tepi sungai. Ia juga menyoroti keberadaan pengembang ilegal yang membangun tanpa izin resmi.

Menanggapi hal tersebut, Endah mengimbau warga untuk segera melaporkan pelanggaran semacam itu langsung kepada wali kota, agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan.

Aspirasi lain datang dari warga RW 04 Sumoto dan RW 18 Sukaryono, yang mempertanyakan kelanjutan program Koperasi Merah Putih. Mereka berharap koperasi tersebut bisa menjadi solusi atas maraknya pinjaman online ilegal yang menyasar masyarakat menengah ke bawah.

Endah menjelaskan bahwa Koperasi Merah Putih merupakan program nasional yang dirancang atas instruksi Presiden dan dijadwalkan mulai diluncurkan pada Juni 2025. Program ini akan hadir di setiap kecamatan, dan proses pembentukan badan hukum koperasi akan difasilitasi oleh pemerintah.

Selain itu, warga juga menyampaikan perlunya pembangunan jembatan penyeberangan di kawasan Juanda, guna mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi saat warga menyeberang.

Menutup kegiatan, Endah Winarti langsung menghubungi Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Depok, Yunan, untuk menindaklanjuti usulan pembangunan jembatan penyeberangan tersebut agar segera masuk dalam perencanaan anggaran daerah. (el’s)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *