Endah Winarti: Terbaik Sejak 2009, CFD Tahap Kedua di Margonda Meriahkan Budaya, Eratkan Kebersamaan

Depok | Sketsa-online.com –  Ribuan warga  tumpah ruah di sepanjang Jalan Margonda, Depok, dalam kegiatan Car Free Day (CFD) tahap kedua yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Depok pada Minggu pagi. Acara ini menjadi pusat perhatian publik karena menghadirkan berbagai kegiatan yang mendorong pola hidup sehat dan memperkuat kebersamaan warga.

CFD yang digelar pada 11 Mei 2025 ini dimulai sejak pagi hari dengan senam massal yang diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan. Kegiatan berlanjut dengan pertunjukan seni yang menampilkan komunitas pesepeda, pencinta kebaya, musisi lokal, serta pelaku seni budaya lainnya. Dua lajur utama Jalan Margonda ditutup total untuk kendaraan bermotor, memberikan ruang bagi masyarakat menikmati udara segar dan suasana bebas polusi.

Sekretaris Komisi B DPRD Kota Depok dari Fraksi Demokrat, Endah Winarti, yang turut hadir dalam kegiatan ini, menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme masyarakat. Ia menyebut CFD kali ini sebagai yang paling meriah sejak dirinya mulai menjabat pada 2009.

“Selama hampir dua dekade saya menjadi anggota DPRD, baru kali ini saya menyaksikan partisipasi masyarakat yang begitu besar. Suasananya tertib, meriah, dan penuh semangat kebersamaan,” ujar Endah.

Tidak hanya itu, rangkaian acara dilanjutkan dengan tradisi lokal “ngubek empang”, yaitu kegiatan menangkap ikan bersama secara gotong royong. Setelahnya, warga diajak menikmati santap bersama dengan menu khas seperti pecak dan sayur godok, sebagai upaya melestarikan warisan kuliner daerah.

Endah juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung program “Bersama Depok Maju”, yang merupakan inisiatif Pemerintah Kota dalam membangun kota secara kolaboratif.

“Mari kita bersama-sama mendorong pembangunan, pemberdayaan UMKM, pelestarian budaya, dan berbagai program strategis kota. CFD ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara warga dan pemerintah bisa menciptakan energi positif untuk kemajuan Depok,” tambahnya.

Dengan tingginya partisipasi publik, CFD tahap kedua ini dinilai berhasil membuktikan pentingnya ruang publik yang sehat dan inklusif. Pemerintah Kota Depok berencana menjadikannya agenda rutin guna mempererat interaksi sosial, memperluas ruang berekspresi masyarakat, serta menghidupkan budaya lokal di tengah kota. (el’s)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *