MANDAILING NATAL, | Sketsa Online.com – Pasca terjadinya kebocoran kolam penampungan limbah Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) PT. Hamparan Kemilau Indah (HKI) Balimbing menuai protes sejumlah warga dan pemerintah desa.
Diketahui, terjadinya kebocoran kolam penampung limbah PMKS PT. HKI Balimbing pada Rabu (7/11/2024) oleh warga Desa Balimbing, Kecamatan Natal, Mandailing Natal (Madina). Diduga akibat kebocoran itu, limbah mengalir dan mencemari anak sungai di wilayah desa tersebut dan mengakibatkan beberapa organisme anak sungai seperti ikan-ikan kecil mati.
Informasi yang dihimpun, pihak PT. HKI sendiri telah melakukan langkah cepat memperbaiki konstruksi kebocoran pada hari itu juga.
Menyikapi peristiwa yang terjadi itu, pihak Pemerintah Desa Balimbing bersama warga mengadakan musyawarah di gedung MDTA yang bersebelahan Kantor Desa Balimbing pada Jumat (8/11/2024) sekira pukul 14.00 Wib.
Kepala Desa Balimbing, Riswar Efendi pada pembukaan sambutan menyampaikan agar warga silahkan menyampaikan aspirasi dengan baik, serta membahas bentuk kompensasi yang diajukan kepada PT. HKI.
“Awal berdirinya PMKS PT. HKI dalam sosialisasi nya menyampaikan bahwa Pabrik ini masih dalam tahap uji coba, apakah sampai sekarang masih uji coba? Selama ini kita hanya mendapat limbah, asap dan debu ! Jadi di dalam rapat ini mari kita bahas bentuk kompensasi, apabila mereka melakukan kelalaian dalam masalah limbah”, ujar Kepala Desa Balimbing yang akrab dipanggil Kabel ini.
Sementara itu, Babinsa Koramil 17 Natal, Praka A. Laoly dalam sambutannya agar tetap mengutamakan ketertiban dan santun serta tidak ada kegaduhan selama musyawarah.
Dari pantauan di lokasi, beberapa warga turut berbicara menyampaikan aspirasi mereka pada musyawarah yang berlangsung sedikit pro kontra terhadap kehadiran PT. HKI.
Salah satu perangkat desa pada saat itu juga menyampaikan beberapa poin rancangan (draft) usul MOU terhadap PT. HKI.
Hingga selesai musyawarah belum ada kata putus tentang bentuk maupun besaran kompensasi yang akan diajukan kepada PT. HKI.
Musyawarah tersebut tidak dihadiri petinggi PMKS PT. HKI Balimbing, hanya diwakili pihak Keamanan (Security). Rencananya pihak Pemerintah Desa Balimbing bersama warga akan kembali mengadakan musyawarah lanjutan.
Musyawarah tanpa hasil keputusan ini berakhir sekira pukul 16.00 Wib dengan dihadiri oleh jajaran BPD Balimbing, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Pemuka Adat serta Bhabinkamtibmas Polsek Natal Briptu Join Y. Surbakti dan Babinsa Koramil 17 Praka A. Laoly.
Penulis : IS
