Mandailing Natal| Sketsa Online.com – Wakil Bupati (Wabup) Mandailing Natal, Atika Azmi Utammi Nasution, B.App.Fin, M.Fin melakukan kunjungan kerja ke wilayah Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) pada Senin, (29/7/2024).
Kedatangan Wabup Atika didampingi Asisten dan beberapa Kadis dan Kabag serta Kasatpol PP dan Damkar. Diantaranya Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan dr. Faisal Situmorang, Kepala BPBD Mukhsin Nasution, Kasatpol PP dan Damkar Yuri Andri dan lainny. Rombongan Wabup disambut dengan seni budaya Pencak Silat Nata dan pengalungan bunga.
Setelah penyambutan kedatangan Wabup Madina sekira pukul 11.15 Wib, acara dilanjutkan dan dipusatkan di RSUD dr. Husni Thamrin Natal.
Rangkaian acara dibuka dengan doa oleh Ketua MUI Kecamatan Natal, H. Abdul Basor, S.Ag dan dilanjutkan sambutan oleh mewakili Tokoh Masyarakat sekaligus Pengurus Lembaga Adat Budaya Ranah Nata (LABRN) Drs. H. Syafruddin Nasution, M.M.
Dalam sambutannya, Syafruddin mengatakan berharap dengan kedatangan Wakil Bupati Madina ada membawa perubahan bagi Pantai Barat, khususnya Natal.
Selain itu dirinya menyinggung tentang aspirasi dan harapan dari masyarakat 9 desa yang belum mendapatkan hak – hak nya sebagai penduduk asli dari para investor perkebunan, khususnya Kecamatan Natal. Selain itu, Tokoh Masyarakat Natal ini juga menambahkan tentang Mess Pemda Madina yang belum juga dibangun agar dapat dibangun kembali pasca ditimpa pohon Mahoni.
Wakil Bupati Mandailing Natal Atika Azmi Utammi Nasution, B.App.Fin, M.Fin dalam arahannya, menyampaikan permohonan maaf atas kunjungan kerja yang sempat tertunda dan terlambat.
“Hari ini kami membawa program kesehatan didalam kunjungan kerja kami. Bersama rombongan, kami membawa beberapa dokter spesialis, ada dokter Spesialis Dalam, Spesialis THT dan lainnya. Selain itu dalam kesempatan kali ini, kami juga membawa program KB seperti Implan, pil dan sebagainya,” ucap Atika.
“Pemerintah menggelontorkan Rp. 44 M untuk menjamin kesehatan, termasuk BPJS. BPJS tersebut yaitu BPJS UHC bagi yang kurang mampu,” lanjut Atika.
“Silahkan datang ke Puskesmas terdekat, dengan membawa KTP dan KK agar diuruskan ke BPJS UHC,” sambungnya.
“Inshaallah Mess Pemkab Madina akan dibangun pada tahun 2025,” sampainya menyahuti aspirasi tokoh masyarakat Natal.
“Pada kesempatan ini, saya juga akan menyalurkan gaji saya kepada para dhuafa dan Jompo, jangan dinilai dari nominalnya, namun doakan saya agar sehat selalu dan bisa menjalankan tugas dengan baik,” harapnya.
Lebih lanjut, Atika mengungkapkan bahwa tidak ada anak tiri bagi Pantai Barat, pembangunan pun sudah dimulai dengan secara masif dibuktikan dengan pembangunan pembangunan yang bersumber dari dana DAK.
“Kita juga mengajukan ke Kementerian Koperasi untuk bisa berkolaborasi membangun SPBUN untuk Nelayan di Pantai Barat Mandailing Natal. Sementara untuk ruas jalan Panggautan – Sikara-Kara juga akan kita laksanakan segera,” terangnya.
“Mari saling membantu menyukseskan pembangunan di Pantai Barat. Ayo pergunakan fasilitas kesehatan yang kami bawa sebaik-baiknya, dan salam dari bapak Bupati, beliau sedang di luar kota,” tutup Atika.
Dari lokasi tampak kesibukan para tenaga kesehatan dari RSUD dr. Husni Thamrin Natal dan Puskesmas serta pihak Dinas KB dalam melayani para warga yang berobat gratis. Terlihat juga hadir Camat Natal Mulia Gading, S.E, Kacabjari Madina di Natal Darmadi Edison, S.H, M.H, Kepala RSUD dr. Husni Thamrin dr. Rajamin, mewakili Karutan Natal, mewakili Koramil 17 Natal, Kapolsek Natal AKP. Maraden Pakpahan, Kasat Polres Airud Madina AKP. Ali Akbar, Danpos AL Natal, Kepala KUA Natal Mangku Aulia, S.H.I, Korwil XVI Dinas Pendidikan Irawardi, S.Pd dan Para Lurah serta Kepala Desa se- Kecamatan Natal.
Penulis : IS
