Mandailing Natal, | Sketsa Online.com – Aksi Masyarakat Kelurahan Tapus Kecamatan Lingga Bayu Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang melakukan blokade Jalan Simpang Gambir – Natal hingga malam hari akhirnya dibuka. Sebelumnya diberitakan warga Kelurahan Tapus melakukan blokade jalan setelah aksi di PT. TBS Patiluban Mudik, Kecamatan Natal. Pemblokadean jalan diduga dipicu rasa emosional warga yang mendapatkan patok-patok di areal sengketa lahan dengan PT. Tri Bahtera Srikandi (TBS) tercabut dan hilang.
Namun blokade jalan ini dibuka setelah ada mediasi antara Forkopincam Lingga Bayu dengan Pihak Koperasi Rimbo Tuo bersama Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat di rumah salah satu warga Kelurahan Tapus, Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara pada Kamis Malam (22/8/2024).
Tampak hadir pihak Forkopincam, Camat Lingga Bayu Eddy Ikhsan, Lurah Tapus Rakhmad Rajuddin Nasution, Kepolisian dan Babinsa TNI.
Dalam mediasi tersebut, difasilitasi Pemerintah Kecamatan Lingga Bayu, terjadi komunikasi melalui Video Call (VC) dari aplikasi WhatsApp bersama Wakil Bupati (Wabup) Mandailing Natal, Atika Azmi Utammi Nasution, B. App.Fin, M.Fin.
Dalam pembicaraan secara Daring lewat VC WhatsApp ini, Wabup Atika meminta masyarakat untuk membubarkan diri, mengigat ada anak-anak yang akan bersekolah, dan memastikan akan melakukan mediasi bersama dengan pihak perusahaan pada Rabu (28/08/2024).
“Silahkan membubarkan diri, terkait dengan mediasi akan dilakukan pada hari Rabu nanti dan akan dihadiri oleh Forkopimda, pihak perusahaan dan masyarakat,” ujar Wabup Mandailing Natal ini.
Setelah ada jawaban kepastian jadwal mediasi, akhirnya massa yang mayoritas ibu-ibu sekira pukul 22.00 Wib membubarkan diri.
Camat Lingga Bayu, Edy Ikhsan menyampaikan kepada wartawan bahwa massa sudah membubarkan diri.
“Sudah bubar sekitar satu jam yang lalu,” sampai Edy Ikhsan.
“Bubar sementara untuk menunggu Mediasi pada hari Rabu di Panyabungan yang difasilitasi Pemkab (Pemerintah Kabupaten) bersama Forkopimda,” terangnya.
Sementara itu, Zakiruddin selaku warga Kelurahan Tapus membenarkan bahwa blokade jalan sudah bisa dilewati dan massa sudah bubar sekira pukul 22.20 Wib.
Penulis : IS
