Kunker ke Bogor, Komisi B DPRD Kota Depok Kembangkan Pariwisata untuk Tingkatkan PAD

Depok | Sketsa-online.com – Komisi B DPRD Kota Depok bertekad menjadikan pariwisata, budaya, dan olahraga sebagai sumber baru Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ketua Komisi B, Hamzah, menegaskan Depok memiliki potensi besar untuk menyaingi bahkan melampaui pencapaian Kota Bogor, jika dikelola secara serius dan terintegrasi.

Hal itu ia sampaikan usai kunjungan kerja ke Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor, Jumat (29/08). Dari kunjungan tersebut, Hamzah melihat langsung bagaimana pariwisata dan budaya menjadi motor penggerak ekonomi.

“PAD Kota Bogor melonjak signifikan dari sektor pariwisata dan kebudayaan. Bahkan menjadi penyumbang kedua terbesar setelah BPHTB dan PBB. Ini bukti nyata bahwa sektor ini sangat menjanjikan,” ujarnya.

Menurut Hamzah, kondisi geografis dan demografis Depok hampir serupa dengan Bogor. Karena itu, peluang untuk mengembangkan sektor serupa terbuka lebar.

Sebagai tindak lanjut, Komisi B bersama Pemkot Depok tengah menyiapkan sejumlah agenda besar.

Salah satunya Kontes Batu Akik Piala Wali Kota Tingkat Nasional pada 27–28 September 2025 yang diperkirakan menyedot ribuan kolektor dari berbagai daerah.

“Event ini bukan sekadar lomba. Peserta akan datang lebih awal, menginap di hotel-hotel Depok, belanja di warung dan restoran, serta memberi peluang bagi UMKM. Jadi manfaat ekonominya bisa langsung dirasakan warga,” jelas Hamzah.

Selain itu, sektor olahraga juga menjadi perhatian. Turnamen Voli Piala Wali Kota dijadwalkan 1 Oktober 2025 dengan melibatkan 16 tim putra dan putri. Panitia bahkan menargetkan hadirnya pemain Proliga untuk menambah daya tarik.

Tak hanya voli, turnamen basket antar pelajar SD dan SMP juga digelar sebagai ajang pencarian bibit atlet muda.

Di bidang budaya, Hamzah mendorong percepatan pembangunan Kampung Budaya Depok. Menurutnya, kajian akademis sudah tersedia dan tinggal menunggu realisasi.

“Kampung budaya bisa menjadi pusat edukasi, seni, sekaligus etalase UMKM lokal. Kalau Bogor punya kampung budaya, mengapa Depok tidak? Ini penting agar generasi muda kita tidak kehilangan identitas budaya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Hamzah menambahkan, seluruh program tersebut mendapat dukungan penuh dari Wali Kota Depok. Ia optimistis sektor pariwisata, budaya, dan olahraga akan menjadi sumber PAD unggulan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Saya ingin Depok tidak hanya dikenal sebagai kota penyangga Jakarta, tapi juga sebagai kota dengan wisata budaya dan olahraga yang hidup. Insyaallah, Depok bisa menyusul bahkan melampaui kesuksesan Bogor,” tutupnya. (el’s)

Komentar