Ketua Fraksi PKB Kota Depok : Siap Dorong Perda Insentif Untuk Guru Lekar

Depok | Sketsa-online.com – Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Depok, Siswanto menyatakan PKB siap mendorong terbitnya Peraturan Daerah (Perda) Insentif untuk Guru Lekar.

Siswanto menyampaikan hal itu saat berada di acara kegiatan PKB yaitu Halaqah Kebangsaan yang mengangkat tema : Membumikan Politik Kiai.

Ia menyampaikan tema yang diangkat merupakan hasil diskusi, artinya politik kiai di Depok masih belum sepenuhnya menghulu atau belum diikuti umat atau jemaah sepenuhnya.

“Acara ini kita desain dengan menghadirkan tokoh-tokoh Kiai, inisator pendirinya PKB untuk memaparkan apa itu yang dimaksud dengan Politik Kiai,” ucap Siswanto pada Minggu (16/3/2025).

“Kalau kata KH. Maaruf Amin tadi, Kiai jangan terbawa arus politik, namun harus bisa mewarnai perpolitikan. Menjadi warna politik tersendiri,” lanjut Siswanto.

Masih kata Siswanto, Kiai itu identik dengan PKB, itulah intisari dari Halaqah ini.

“Alhamdulillah, acara kita ini dihadiri Ustadz dan Ustadzah dari 63 Kelurahan di Kota Depok, mereka antusias untuk hadir,” sambungnya.

Menurutnya, banyak dari ustadz dan ustadzah seperti tidak punya wadah, alhasil mereka mengambil arah masing-masing di Pilkada dan Pileg.

“Momentum ini mari kita jadikan konsolidasi dan menyamakan persepsi politik bersama para Kiai, Ustadz dan Ustadzah dibawah bendera PKB,” tuturnya.

“Tidak adanya kehadiran Kiai yang memberikan arahan membantu PKB membuat kita cukup miris, nah dalam tema Halaqah kali ini menekankan Kiai untuk mampu bersama PKB dalam event – event Politik,” papar Siswanto.

“Kalau ada event Politik, dimana PKB kalah, maka Kiai-kiainya harus mondok lagi,” kelakar Siswanto.

Ia pun mencontohkan di Jawa Timur, di Pemilu kemarin, PKB di Jawa Timur termasuk berhasil. Cara memenangkan pertarungan inilah yang akan diterapkan di daerah lainnya.

“Kalau untuk Depok, tentu kita akan perjuangkan semaksimal mungkin, kita akan rangkul Kiai dan para guru baik ustadz dan ustadzahnya,” beber Siswanto.

Saat itu, Siswanto juga mengatakan siap mendorong Insentif Guru Lekar.

“Guru Lekar perlu mendapatkan perhatian khusus, karena mereka yang mengajarkan mulai dari dasar pengenalan Huruf Hijaiyah,” sambungnya.

PKB kata Siswanto siap mendorong terbitnya Peraturan Daerah (Perda) tentang Insentif tersebut. Tak hanya itu, Perlindungan Guru Madrasah juga akan menjadi perhatian dari PKB.

“Perlindungan guru tidak hanya guru-guru umum, guru-guru Madrasah juga akan kita upayakan mendapatkan perlindungan yang sama, agar dalam menjalankan profesinya mereka bisa fokus,” ucap Ketua Fraksi PKB Kota Depok ini.

“Dan itu kenapa Ketua DPC PKB Kota Depok, M. Faizin, dalam pembukaan sambutan tadi mengatakan ustad dan ustajah yang hadir ini akan kita usahakan untuk mendapatkan insentif bimroh.
Yang nantinya kalau mungkin terjadi akan kita ganti dengan insentif guru laker. Dipertengahan tahun ini, agaknya ada inisiatif perda. Nah inisiatif perda ini kemungkinan akan kita dorong ke bapemperda untuk dibahas, dikaji, lalu di resume lagi, kira kira masuk tidak usulan perda insentif guru Lekar,” tambahnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, fokusnya ke guru Lekar, karena guru Lekar ini sudah pasti punya murid.

Berbeda dengan Bimroh, kalau Bimroh itu kyai yang tidak punya jamaah, tapi kemudian sering memberikan tausyiah, iniĀ  akan diberikan insentif bimroh, dan layak dapat bimroh. (el’s)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *