Depok | Sketsa-online.com – H. Ridwan, Pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang juga mantan Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok ini akan bertarung di bursa pencalonan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Depok.
Dirinya telah mengembalikan formulir pendaftaran sebagai calon Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Depok, pada Minggu (16/3/2025) sore.
H. Ridwan masuk ke PAN bukan sekadar sebagai anggota biasa, melainkan ingin menjadi pengurus inti partai tersebut. Tujuannya, agar dirinya memiliki kewenangan untuk membesarkan PAN di Kota Depok.
Ia didampingi istri dan beberapa kader mendatangi Sekretariat DPD PAN Depok di Jalan Raya Grand Depok City, Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya, sekitar pukul 16.30 Wib.
“Hari ini, bismillah saya mengembalikan formulir pendaftaran untuk menjadi calon Ketua DPD PAN Kota Depok,” kata Haji Ridwan.
Ia menambahkan, dirinya sudah mendapatkan dukungan secara tertulis dari 11 Dewan Pengurus Cabang (DPC) se-Kota Depok.
“Nah, (dukungan) itulah yang membuat saya optimis maju sebagai Ketua PAN Depok,” ujarnya.
Lebih lanjut, H. Ridwan menjelaskan alasan dirinya berlabuh di PAN Depok, lantaran merasa terpanggil untuk membesarkan partai berlambang matahari putih yang bersinar tersebut.
“Saya bukan kader PAN, tetapi saya memantau perjalanan PAN Depok selama 10 tahun belakangan ini. Lalu saya merasa terpanggil untuk membesarkannya,” ucapnya.
Kemudian kepada wartawan beliau juga mengatakan bahwa torehan prestasi politik PAN di Depok selama 10 tahun ini tidak begitu bagus.
“Secara umum, PAN Depok agak merosot dalam 10 tahun belakangan ini. Padahal sebelumnya PAN Depok meraih 5 kursi di DPRD, tapi kini hanya dua kursi,” ungkap Ridwan.
Ia pun mengaku belum maksimal melayani masyarakat Depok selama dirinya mengabdi sebagai ASN di lingkup Pemerintahan Kota (Pemkot) Depok. Kini, ia akan berupaya membantu masyarakat melalui fungsi legislasi.
“Daripada saya pensiun cuma di rumah dan menikmati hasil usaha, lebih baik saya terjun ke politik. Dengan begitu saya dapat melayani masyarakat secara maksimal. Apalagi di politik penuh tantangan, dan saya menyukai tantangan,” tutup H. Ridwan. (el’s)
