Depok|Sketsa-online.com – Fraksi PKB memuji langkah Wali Kota Depok, Supian Suri, yang mengubah wajah pendidikan kota melalui program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG).
Program ini tidak hanya membuka kesempatan bagi seluruh warga memperoleh pendidikan tanpa biaya, tetapi juga menjadi alternatif bagi masyarakat yang selama ini berebut bangku sekolah negeri.
Ketua Fraksi PKB, Siswanto, menyampaikan apresiasinya usai mengikuti upacara peringatan HUT RI ke-80 di Balai Kota Depok, Minggu (17/8).
“Pendidikan adalah hak dasar warga negara, jadi saya sangat mengapresiasi program sekolah gratis,” ujarnya.
Harapan agar masyarakat Depok memanfaatkan program RSSG disampaikan langsung oleh Supian Suri saat memimpin upacara. Ia meminta seluruh warga untuk memanfaatkan kesempatan tersebut, sebagai langkah awal mewujudkan pendidikan gratis sesuai amanat Mahkamah Konstitusi (MK) bagi pendidikan dasar dan menengah.
“Memang tidak mudah menjalankan amanat MK, karena tidak semua daerah, termasuk Depok, memiliki kondisi fiskal yang kuat. Namun, Pak Supian Suri tetap berusaha agar sekolah di Depok gratis,” tegas Siswanto, yang juga Sekretaris Komisi D DPRD Depok.
Lebih lanjut Siswanto menambahkan, sekolah negeri masih menjadi favorit warga Depok.
“Termasuk tahun ini, mayoritas warga berharap bisa memasukkan anaknya ke sekolah negeri. Bahkan, orang yang secara ekonomi mampu pun ikut berebut bangku sekolah negeri,” tuturnya.
Ia optimis, dengan berkembangnya program RSSG, masyarakat tidak lagi bersaing ketat untuk bangku sekolah negeri. “Kalau banyak sekolah swasta yang berkembang, saya yakin RSSG akan menjadi pilihan favorit masyarakat,” ujarnya.
Sebagai Sekretaris Komisi D, Siswanto meminta Pemkot melalui Dinas Pendidikan untuk terus mengevaluasi dan menyempurnakan program RSSG.
“Kami berharap evaluasi menyeluruh dilakukan agar tahun depan RSSG benar-benar menjadi favorit masyarakat,” pungkasnya.
Siswanto juga mengakui, tahun perdana RSSG belum berjalan maksimal. Banyak kuota yang belum terserap karena persiapan terbatas.
“Mohon dimaklumi, ini baru tahun pertama. Oleh karena itu, kami meminta agar program ini harus terus dievaluasi,” tandasnya. (el’s)







Komentar