Depok|Sketsa-online.com – Kota Depok dipercaya menjadi titik awal penyelenggaraan Liga 4 perdana di Indonesia. Kompetisi ini bukan sekadar ajang pertandingan, tetapi juga menjadi peluang emas bagi atlet sepak bola lokal untuk menembus tim nasional, bahkan hingga level profesional dan internasional.
Liga 4 akan digelar di berbagai provinsi sebagai wadah pembinaan atlet sekaligus upaya mengembangkan sepak bola lokal di tanah air.
Ketua KONI Kota Depok, Herry Suprianto, mengapresiasi Depok yang ditunjuk sebagai salah satu lokasi awal. Menurutnya, hal ini menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga di Depok mendapat perhatian positif dari pemerintah maupun asosiasi sepak bola.
“Liga 4 membawa dampak positif bagi perkembangan sepak bola lokal. Kompetisi ini tidak hanya menjadi ajang pembinaan, tetapi juga membuka peluang bagi atlet berbakat untuk dilirik tim nasional, klub profesional, hingga ke level internasional,” ujar Herry, Sabtu (23/8).
Ia menambahkan, setiap cabang olahraga memiliki tim pembinaan prestasi yang rutin memantau perkembangan atlet. Penilaian ini menjadi dasar menentukan apakah seorang pemain layak mengikuti seleksi ke tingkat lebih tinggi.
“Kalau atlet memang berkualitas, peluangnya besar. Namun jika tidak sesuai parameter, tentu tidak bisa dipaksakan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Herry berharap penyelenggaraan Liga 4 di Depok menjadi momentum percepatan pembangunan stadion berskala internasional.
Menurutnya, sarana olahraga modern akan membawa manfaat tidak hanya bagi sepak bola, tetapi juga bagi UMKM dan komunitas olahraga lain, bahkan berdampak positif terhadap perekonomian lokal.
Ia juga mengapresiasi antusiasme masyarakat terhadap kompetisi ini dan berharap pemerintah pusat maupun daerah segera merealisasikan pembangunan stadion.
“Kalau terealisasi, ini akan menjadi kebanggaan dan warisan berharga bagi warga Depok,” tutup Herry. (el’s)







Komentar