Depok | Sketsa-online.com – Ketua Fraksi PKB, DPRD Kota Depok, Siswanto, menyatakan dukungannya terhadap rencana penerapan Car Free Day (CFD) di Depok. Hal ini disampaikan melalui pesan singkat WhatsApp kepada media online, Sabtu (26/4/2025).
“Kami setuju kalau di Depok diadakan Car Free Day. Mengingat populasi kendaraan bermotor di kota Depok ini sangat padat. Semoga dengan CFD, Depok punya kesempatan mengirup udara segar,” ujar Siswanto.
CFD bukan sekadar kegiatan rekreatif, tetapi memiliki dampak signifikan bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat. Berikut manfaatnya:
1. Pengurangan Polusi Udara: Emisi kendaraan bermotor menyumbang 70% pencemaran udara perkotaan (data KLHK, 2024). CFD dapat menurunkan kadar polutan seperti CO2 dan PM2.5.
2. Peningkatan Kesehatan: Aktivitas fisik seperti bersepeda atau jalan kaki selama CFD membantu mengurangi risiko obesitas dan penyakit pernapasan.
3. Penguatan Ekonomi Lokal: CFD sering menjadi ajang UMKM untuk menjual produk, seperti yang terjadi di CFD Jakarta dan Bandung.
Ketua Fraksi PKB, menekankan pentingnya sosialisasi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Depok.
“Pemkot berkewajiban mensosialisasikan kepada masyarakat terkait jalan yang digunakan CFD dan rekayasa lalu lintasnya,” tegasnya.
Beberapa tantangan CFD di Depok antara lain:
– Ketersediaan Transportasi Alternatif: Perlu penambahan rute dan frekuensi angkot/transjakarta.
– Kesadaran Masyarakat: Edukasi melalui media sosial dan komunitas penting untuk mengubah kebiasaan berkendara.
Warga Depok, Gustini (35), menyambut positif rencana ini. “Asal jalannya jelas dan ada hiburan, saya yakin CFD bisa jadi tradisi sehat,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia berharap, Pemkot Depok untuk segera merilis jadwal dan aturan CFD, mengikuti contoh sukses kota lain. Dengan kolaborasi antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat, agar CFD bisa menjadi solusi berkelanjutan untuk udara bersih di Depok. (el’s)
