Depok|Sketsa-online.com – Sekretaris Komisi B DPRD Kota Depok, Endah Winarti, menekankan pentingnya inventarisasi masalah dan solusi warga saat menggelar reses di RW 25, Kelurahan Bakti Jaya, Kecamatan Sukmajaya pada Senin (6/10).
Ia menilai, pendataan persoalan di tingkat masyarakat sangat penting agar aspirasi yang disampaikan benar-benar sesuai kebutuhan lapangan dan mudah diperjuangkan dalam program pembangunan kota.
Kegiatan yang berlangsung sejak usai Magrib hingga tengah malam itu dihadiri sekitar 200 warga, serta diikuti oleh Camat Sukmajaya, Christine Desima Arthauli, Lurah Bakti Jaya, Rezki Desa Ismayawati, tokoh masyarakat, dan kader perempuan Srikandi Sukmajaya.
“Saya bangga melihat semangat warga RW 25 malam ini. Ini bukti bahwa masyarakat ingin ikut menentukan arah pembangunan lingkungannya,” ujar Endah.
Dalam dialog, mayoritas warga mengeluhkan kondisi jalan lingkungan yang masih rusak dan belum tersentuh perbaikan. Endah pun berjanji akan memperjuangkan peningkatan infrastruktur RW 25 sebagai prioritas program tahun 2026.
“Keluhan warga soal jalan lingkungan akan kami perjuangkan agar bisa masuk dalam prioritas pembangunan mendatang,” tegasnya.
Lebih lanjut, selain infrastruktur, warga juga menyoroti masalah pendataan penerima bantuan sosial (bansos). Camat Sukmajaya, Christine Desima Arthauli, menjelaskan bahwa sebagian data penerima memang tengah diperbarui karena ada perubahan kondisi ekonomi warga, perpindahan domisili, maupun status pekerjaan.
“Ada warga yang sudah bekerja atau pindah alamat, sehingga datanya harus disesuaikan agar bantuan lebih tepat sasaran,” ujar Christine.
Sementara itu, Lurah Bakti Jaya, Rezki Desa Ismayawati, menegaskan pihak kelurahan akan menindaklanjuti hasil reses dengan turun langsung ke setiap RW. Tujuannya, menyusun inventarisasi masalah dan potensi wilayah agar pembangunan berjalan lebih merata.
“Kami akan turun langsung ke RW-RW untuk menghimpun masukan warga. Semua data ini penting sebagai dasar perencanaan pembangunan di kelurahan,” ucap Rezki.
Menutup kegiatan, Endah menegaskan bahwa semua aspirasi yang dihimpun selama reses akan menjadi bahan perjuangan dalam pembahasan kebijakan pembangunan daerah.
“Kami hadir untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat dengan niat tulus dan semangat kebersamaan. Semoga langkah kecil ini membawa manfaat bagi warga Depok,” tutup Endah.
Sebagai tindak lanjut, Endah bersama camat dan lurah akan membentuk tim kecil untuk meninjau langsung kondisi lapangan di RW 25. Tim ini akan memverifikasi data infrastruktur, memetakan kebutuhan prioritas, serta menyusun laporan inventarisasi masalah sebagai dasar pembangunan wilayah Sukmajaya ke depan. (el’s)
