Kemenag Madina Koordinasikan Jadwal Pemeriksaan Kesehatan Jamaah Calon Haji

Kasi PHU Kemenag Madina sedang berkoordinasi jadwal pemeriksaan kesehatan jemaah calon haji di Dinas Kesehatan Madina

MANDAILING NATAL, | Sketsa Online.com – Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggaraan Haji dan Um’roh (PHU), H. Ahmad Zainul Khobir, S.Ag., M.M., bersama Pengawas Lembaga Haji dan Umrah Hj. Marhani, S.Ag., M.Si, melaksanakan koordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mandailing Natal. Pertemuan ini bertujuan untuk membahas pemeriksaan kesehatan bagi jamaah calon haji tahun 2026. Pertemuan tersebut diterima langsung oleh Kabid P2P (Pencegahan dan Pengendalian Penyakit) Dinas Kesehatan Mandailing Natal, Asnidar Marbun, S.ST., M.Kes, setelah sebelumnya melakukan koordinasi dengan Kadis Kesehatan Dr. H. Faisal Situmorang. Pertemuan ini dilaksanakan di Kantor Dinas Kesehatan Mandailing Natal, Panyabungan pada Kamis (02/10/2025).

Dalam konteks persiapan ibadah haji, kegiatan koordinasi dan pemeriksaan kesehatan merupakan langkah penting untuk memastikan jamaah dapat menjalankan ibadah dengan aman dan sehat.

“Koordinasi Istitha’ah ini telah berlangsung dari tanggal 1 hingga 3 Oktober 2025, yang dimana bertujuan untuk menilai kelayakan dan kesiapan jamaah haji baik dari segi fisik maupun mental. Kegiatan ini melibatkan kolaborasi dengan instansi kesehatan, untuk mendapatkan masukan komprehensif mengenai persiapan haji. Penetapan kriteria kesehatan yang harus dipenuhi oleh calon jamaah, seperti pemeriksaan fisik, riwayat penyakit, dan vaksinasi yang diperlukan, menjadi fokus utama,” ujar Ahmad Zainul Khobir.

Lebih lanjut, Zainul Khobir menambahkan pemeriksaan kesehatan jamaah haji dijadwalkan berlangsung dari 1 Oktober hingga 30 November 2025, memberikan waktu yang cukup untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh. “Prosedur pemeriksaan mencakup pengukuran tekanan darah, pemeriksaan jantung, dan evaluasi fisik umum, serta skrining untuk penyakit menular. Jamaah dengan riwayat penyakit kronis akan diberikan kesempatan untuk berkonsultasi dengan dokter. Tujuan dari pemeriksaan ini adalah untuk menjaga kesehatan jamaah dan mencegah penyebaran penyakit di antara jamah nantinya” jelas Ahmad Zainul Khobir

Pelaksanaan pemeriksaan akan diikuti dengan monitoring kesehatan, serta edukasi tentang cara menjaga kesehatan, termasuk pentingnya hidrasi dan kebersihan. Kerjasama yang berkelanjutan dengan Dinas Kesehatan akan memastikan penanganan isu kesehatan yang mungkin muncul, dengan sistem rujukan yang jelas untuk jamaah yang memerlukan perawatan lebih lanjut. Dengan adanya koordinasi dan pemeriksaan kesehatan yang terencana, diharapkan semua jamaah haji dapat menunaikan ibadah dengan sehat dan aman, serta mengurangi risiko penyebaran penyakit selama pelaksanaan haji nantinya. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan kesuksesan ibadah haji dan kesiapan jamaah tahun 2026 nantinya.

Setelah melakukan diskusi yang konstruktif dengan Kabid P2P Dinas Kesehatan Mandailing Natal, pihak Kasi PHU sepakat untuk melaksanakan pemeriksaan kesehatan bagi jamaah haji dari Mandailing Natal pada minggu kedua bulan Oktober 2025. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk kesiapan fasilitas kesehatan, jumlah jamaah yang akan diperiksa, serta waktu yang diperlukan untuk mempersiapkan semua aspek pemeriksaan.

Pemeriksaan kesehatan ini sangat penting untuk memastikan bahwa semua jamaah dalam kondisi fisik yang baik sebelum berangkat ke tanah suci.

Sementara itu, Kabid P2P (Pencegahan dan Pengendalian Penyakit) Dinkes Madina Asnidar Marbun, S.ST., M.Kes, menyampaikan,”Proses ini tidak hanya mencakup pemeriksaan fisik secara umum, tetapi juga skrining untuk penyakit menular yang bisa berdampak pada kesehatan jamaah selama pelaksanaan ibadah haji nantinya. Dengan adanya waktu yang cukup sebelum keberangkatan, diharapkan semua jamaah dapat menjalani pemeriksaan dengan baik dan mendapatkan penanganan yang diperlukan jika ditemukan masalah kesehatan”.

Saat ini, pihak Kasi PHU masih menunggu jadwal resmi dari Dinas Kesehatan Mandailing Natal untuk memastikan detail pelaksanaan pemeriksaan, termasuk lokasi dan waktu spesifik.

Dengan penjadwalan yang jelas dan persiapan yang matang, diharapkan pemeriksaan kesehatan jamaah haji dari Kabupaten Mandailing Natal dapat berjalan sukses. Hal ini tidak hanya akan memastikan kesehatan jamaah, tetapi juga berkontribusi pada keberhasilan pelaksanaan ibadah haji secara keseluruhan. Melalui langkah-langkah ini, diharapkan bahwa semua jamaah dapat menjalankan ibadah haji mereka dengan aman, nyaman, dan dalam keadaan sehat nantinya.

 

 

Penulis : IS/Humas Kemenag Madina