Pasar Murah di Cipayung Ricuh, PKB Kota Depok Minta Dinas Terkait Dievaluasi

Depok | Sketsa-online.com – Gelaran pasar murah yang digelar di Kantor Kecamatan Cipayung, Kota Depok, pada Selasa, 3 Juni 2025, berakhir ricuh. Warga yang telah mengantre sejak pagi mengaku kecewa karena tidak berhasil mendapatkan sembako bersubsidi.

Kericuhan ini menjadi viral di media sosial. Warga, yang mayoritas adalah ibu rumah tangga, terdengar meneriakkan nama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam suasana penuh kekesalan.

Menanggapi insiden tersebut, anggota DPRD Kota Depok dari Fraksi PKB, Siswanto, menyampaikan kekecewaannya terhadap penyelenggaraan pasar murah tersebut. Ia menilai acara tersebut tidak dirancang secara matang oleh Pemkot Depok.

“Informasinya menggunakan sistem kupon. Tapi kenyataannya, mayoritas warga yang datang tidak mengetahui atau menerima kupon. Akibatnya, terjadilah kericuhan seperti itu,” ujar Siswanto.

Menurut Siswanto, dalam video yang beredar di media sosial, terlihat warga tidak percaya bahwa sembako bersubsidi sudah habis padahal acara baru saja dimulai. “Yang lebih miris, sembako justru diangkut menggunakan mobil di depan warga,” tambahnya.

Ia meminta dinas terkait segera memberikan penjelasan kepada masyarakat agar kejadian serupa tidak terulang. “Dinas harus transparan. Masyarakat berhak tahu apa yang sebenarnya terjadi,” tegasnya.

“Kejadian ini terjadi di daerah pemilihan saya. Saya prihatin melihat masyarakat yang rela datang sejak pagi demi sembako murah, tapi pulang dengan tangan kosong. Jangan sampai program seperti ini justru terkesan seperti ‘ngeprank’ rakyat,” sambungnya.

Siswanto juga menekankan pentingnya perencanaan yang matang dalam setiap pelaksanaan pasar murah, khususnya dalam upaya menekan dampak kenaikan harga bahan pokok.

“Kalau memang tujuannya untuk membantu masyarakat, seharusnya diprioritaskan bagi warga kurang mampu. Data warga prasejahtera kan ada di Dinsos. Gunakan data itu,” tutup Ketua Fraksi PKB tersebut. (el’s)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *