Turiman SE Prioritaskan Perbaikan Tempat Ibadah dan Pelatihan Kerja Pemuda dalam Reses

Cisarua | Sketsa-online.com – Anggota DPRD Kota Depok, dari Fraksi Gerindra, Turiman SE menyampaikan komitmennya untuk memprioritaskan alokasi anggaran bagi perbaikan tempat ibadah dan penyelenggaraan pelatihan kerja bagi pemuda di wilayah RW 21, Kota Depok. Pernyataan ini disampaikan dalam kegiatan reses yang digelar pada Senin (12/5).

Menurut Turiman, saat ini terdapat dua tempat ibadah di RW 21 yang masih dalam tahap renovasi. Pemerintah daerah telah mengalokasikan dana sebesar Rp100 juta untuk masing-masing lokasi guna memperbaiki fasilitas yang dianggap kurang layak.

Selain tempat ibadah, Turiman juga mengungkapkan bahwa anggaran akan dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur, seperti perbaikan jalan dan saluran air, serta program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Dalam bidang pemberdayaan pemuda, Turiman menegaskan pentingnya pelatihan keterampilan kerja. Ia menyatakan telah melakukan koordinasi dengan pengurus Karang Taruna guna merancang program pelatihan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Kami akan dorong pelatihan seperti servis ponsel, bengkel, pemasaran digital, hingga produksi batik,” ujar Turiman.

Pelatihan tersebut akan dilaksanakan secara berkelompok guna menjamin efektivitas dan kesinambungan program. Anggaran untuk kegiatan ini telah disiapkan dan pelaksanaannya dijadwalkan pada tahun anggaran 2026.

Turiman berharap program ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, baik secara spiritual melalui perbaikan tempat ibadah, maupun secara ekonomi melalui pelatihan keterampilan.

Ia juga menekankan bahwa seluruh kegiatan pelatihan harus melalui pembentukan kelompok peserta agar penggunaan anggaran lebih tepat sasaran.

“Fokus kami adalah pada bidang-bidang yang diminati warga, seperti keterampilan bengkel, servis ponsel, serta digital marketing. Pelatihan batik dan pengembangan UMKM juga akan menjadi bagian dari program,” tambahnya.

Turiman menutup pernyataannya dengan menjelaskan bahwa anggaran pelatihan UMKM sudah tersedia, dan pelaksanaannya akan menyesuaikan dengan tahun anggaran yang berlaku, yakni mulai direalisasikan pada 2026. (el’s)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *