Depok | Sketsa-online.com – Reses atau Masa Reses adalah masa dimana parlemen atau legislator melakukan kegiatan di luar masa sidang, terutama di luar gedung parlemen. Misalnya untuk melakukan kunjungan kerja, baik yang dilakukan anggota DPR/DPRD secara perseorangan maupun secara berkelompok.
Kegiatan ini tak terkecuali juga dilakukan oleh DPRD Kota Depok. Hamzah yang merupakan Ketua Komisi B DPRD Kota Depok melalui kegiatan Reses, bertemu dengan para konstituen di wilayah RT 05/01 Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, pada Selasa (12/11/2024).
Pada kesempatan itu, Hamzah selaku Ketua Komisi B DPRD Kota Depok meminta kepada warga untuk memanfaatkan keberadaan anggota dewan untuk merealisasikan usulan pembangunan di wilayah.
“Bapak, Ibu silakan manfaat saya sebagai anggota dewa. Mana jalan, drainase, mushola, masjid, hingga RTLH yang perlu dibangun, silakan diajukan secara langsung,” ungkap Hamzah.
Lebih lanjut, kata DPRD dari daerah pemilihan Kecamatan Tapos dan Cilodong ini menegaskan, dirinya siap memperjuangkan aspirasi masyarakat, dengan catatan apa yang diajukan merupakan kepentingan umum
“Untuk kepentingan masyarakat silakan diusulkan. RT dan RW silakan buat proposal, usulkan kepada saya. Harus dibuatkan proposal,” ujar Hamzah yang juga Sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Depok.
Menurutnya memperjuangkan realisasi usulan masyarakat merupakan tugas dan kewajiban anggota dewan, sebagai bentuk pengabdian bagi masyarakat.
“Masyarakat tentunya ingin di setiap RW ada pembangunan. Masyarakat seringkali sudah teriak, tetapi anggaran tidak cukup. Karena itu, ajuan pembangunan ini bisa disampaikan kepada anggota dewan untuk direalisasikan lewat pokok pikiran dewan,” paparnya.
Pokok pikiran dewan atau pokir adalah usulan dari anggota DPRD untuk pengadaan barang dan jasa yang didasarkan pada aspirasi masyarakat.
Pokir merupakan kajian permasalahan pembangunan daerah yang kemudian dimasukkan ke dalam SIPD dalam bentuk program dan kegiatan.
Tak lupa, Hamzah juga menyampaikan agar pada saat nantinya Pemilihan Kepala Daerah serentak agar menyalurkan hak pilihnya.
“Saya menghimbau kepada para peserta reses yang hadir saat ini agar tidak golput (golongan putih/tidak memilih). Pergunakan dengan baik hak pilihnya. Ayo ramaikan TPS, kita harap pada 27 Nopember ini penyaluran aspirasi demokrasi sampai pada angka 80 %,” ujarnya.
“Saya sudah datang nih, dalam rangka Reses ini, tolong RT/RW silahkan sampaikan proposalnya. Sebentar lagi di tahun 2025 saya beritahukan untuk kaum ibu, program Makan Gratis untuk anak akan dimulai Pemerintah Pusat dan Provinsi. Bahkan di Provinsi Jawa Barat Makan Gratis menyentuh angka Triliun. Sementara di Kota Depok dikisaran 10 % dari APBD,” pungkasnya. (el’s)
