Temui Konstituen, Pradi Supriatna Bahas Pentingnya Peningkatan PAD Untuk Pembangunan

Depok | Sketsa-online.com – Pradi Supriatna yang merupakan anggota Komisi 1 DPRD Provinsi Jawa Barat tunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat selaku konstituennya. Dirinya tak segan untuk langsung ke lapangan menemui konstituennya. Baru-baru ini para konstituen di RT 02 RW 01 Sukatani, Tapos, Kota Depok mendapat kunjungan darinya.

Kunjungan ini dilakukan untuk memberikan penjelasan terkait kebijakan terbaru yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga, khususnya terkait peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pradi Supriatna pada kesempatan pertemuan yang digelar itu menyampaikan kabar gembira mengenai peningkatan pembagian PAD dari pajak kendaraan bermotor. Mulai tahun 2025 mendatang, Kota Depok akan mendapatkan porsi yang lebih besar, yakni 70% dari total PAD yang berasal dari pajak kendaraan. Dengan jumlah kendaraan bermotor yang mencapai 1,2 juta unit, potensi peningkatan PAD Kota Depok sangatlah besar.

“Peningkatan PAD ini sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan dana yang lebih besar, pemerintah daerah dapat mengalokasikan anggaran untuk pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, serta program-program pemberdayaan masyarakat,” ujar Pradi Supriatna.

Tidak hanya itu, Pradi Supriatna juga memberikan solusi konkret untuk meningkatkan PAD Kota Depok melalui pengembangan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Beliau mendorong agar pemerintah daerah membangun BUMD baru di sektor-sektor yang potensial, seperti pasar, pengelolaan sampah, dan lainnya.

“Dengan mengembangkan BUMD, kita dapat meningkatkan pendapatan daerah dan membuka lapangan kerja baru. Selain itu, BUMD juga dapat berperan aktif dalam meningkatkan perekonomian masyarakat,” tambah Pradi Supriatna.

Sementara untuk mendukung pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Pradi Supriatna mengajak masyarakat untuk bersama-sama membela produk lokal.

“Mari kita jadikan Depok sebagai kota yang mandiri dengan membeli dan menggunakan produk-produk UMKM lokal. Dengan begitu, kita tidak hanya membantu meningkatkan perekonomian daerah, tetapi juga melestarikan budaya lokal,” ajaknya.

Dibidang masalah pengentasan pengangguran, Pradi Supriatna menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah melakukan berbagai upaya, salah satunya melalui program wajib belajar. Selain itu, pemerintah juga mendorong pembangunan sekolah-sekolah di kawasan industri agar memudahkan para pekerja untuk meningkatkan kualitas pendidikannya. (el’s)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *