Depok | Sketsa Online.com – Ribuan masyarakat terpantau mengikuti jalan santai bersama dengan Calon Walikota Depok dan Calon Wakil Walikota Depok Supian Suri – Chandra Rahmansyah.
Kegiatan jalan santai yang dilaksanakan oleh para tokoh Partai Golkar ini dilaksanakan di Lapangan Sanca, Sukamaju Baru Kecamatan Tapos, Kota Depok, pada Sabtu (21/9/2024).
Berbagai hadiah, doorprize, juga alunan musik dangdut yang menghangatkan jalan santai dan senam sehat turut mewarnai acara tersebut.
Ketua Gerakan Akar Rumput Golkar (Gragas) untuk Supian Suri, Edmon Djohan mengatakan bahwa masyarakat sangat antusias menyambut perubahan di Kota Depok bersama paslon Walikota Supian Suri dan Calon Wakil Walikota Chandra Rahmansyah.
“Alhamdulillah pagi hari ini Gragass menjalani senam sehat bersama Supian Suri – Chandra dengan dihadiri sekitar 8000 orang-orang dari Kecamatan Tapos dan Cilodong,” ujar Edmon.
“Masyarakat di Kota Depok nampaknya sudah satu tujuan, yakni adanya perubahan di Kota Depok dan harapan menata Depok yang lebih baik, lebih maju. Insyaalloh terkabul pada saatnya nanti 27 November 2024. Semua masyarakat akan memberikan hak pilihannya kepada SS – Chandra,” sambungnya.
Menurutnya, banyak problema yang harus diatasi di Depok. Pertama penanganan masalah lalu lintas.
Yang kedua masalah persampahan.
Ketiga masalah pendidikan dan kesehatan.
Dan banyak lagi problema-problema masyarakat yang belum dirasakan keseluruhan secara adil dan merata.
“Kita berdiri di semua jaringan yang terdiri dari 63 Kelurahan, 11 Kecamatan,” sambungnya.
Dia menambahkan, sebenarnya banyak tokoh-tokoh Golkar yang mendukung pak Supian Suri dan memang ini bicara hati, Pak H. Nur Hasyim selaku tokoh senior Golkar dari wilayah Tapos dan Cilodong.
Ia berbuat sekuat tenaga, dengan suka hati bergabung dengan para relawan.
Dengan betul-betul dan sungguh-sungguh ingin menyukseskan dan memenangkan Supian Suri – Chandra pada saatnya nanti.
“Kami optimis, kita bersama masyarakat dapat meraih hasil yang maksimal,” tambahnya.
“Saya berterima kasih kepada masyarakat khusus nya di Kecamatan Tapos dan Cilodong atas kehadiran dan dukungannya,” pungkasnya.
Sementara itu mantan anggota DPRD dari fraksi Golkar, H. Nur Hasyim menyampaikan bahwa dirinya memilih mendukung pasangan SS – Chandra dikarenakan ingin ada perubahan di Kota Depok.
“Saya kan punya hak politik, kalau bicara partai it’s ok, saya tetap masih Golkar, karena semua orang punya hak politik. Dan saya masuk di dalam Gerakan Akar Rumput Golkar (Gragass).
Lebih lanjut, H. Nur Hasyim mengatakan bahwa ia tidak takut di pecat dengan pilihannya. Dan jika dipecat pun silahkan saja, karena dia akan menggunakan benar-benar hak Pilih nya pada pilihan yang tepat sesuai dengan pilihan hatinya.
“Seujung rambut pun saya tidak takut di pecat. Kalau memang di pecat ya silahkan saja, karena saya punya hak politik, ” ujarnya.
“Kalau saya bicara soal hati dan soal sakit hati itu tidak ada saya rasakan sama sekali, tapi yang jelas saya punya hak politik dan saya bisa menentukan siapa yang terbaik, menjadi Walikota atau Wakil Walikota di Kota Depok,” sambungnya.
“Alhamdulillah melalui acara gerak jalan santai ini, tentunya didukung oleh semua anggota DPRD yang mendukung Supian – Chandra, optimisme di hati akar rumput semakin kuat,” ujarnya.
Dia menjelaskan bahwa ia mengunggulkan Supian sebagai Walikota Depok nantinya, karena Supian Suri sudah berpengalaman, dari Kepala Desa, lalu menjadi Camat kemudian menjadi Sekda.
“Supian Suri berasal dari orang depok asli. Saya ingin Kota Depok dipimpin oleh orang Depok. Kedua saya ingin Depok ini ada perubahan terutama soal permasalahan sampah-sampah yang sampai saat ini masih berserakan, kemacetan pelebaran jalan, pendidikan Madrasah maupun SMP. Saya sebagai anggota dewan 15 tahun sering mengusulkan tapi tidak ditanggapi.
InsyaAllah Supian Suri nanti menjadi Walikota, apa yang menjadi aspirasi masyarakat dan apa yang menjadi program supian suri dan Chandra itu bisa terlaksana demi untuk masyarakat. Saya yakin dengan dipimpin oleh Supian Suri kota Depok akan maju, karena sudah sangat berpengalaman dan sudah tau bagaimana dan apa yang masyarakat butuhkan,” tegas Nur Hasyim.
Dalam kesempatan ini, Nur Hasyim juga mengingatkan kembali kepada masyarakat terkait politik uang yang biasanya muncul pada saat terakhir.
“Berdasarkan pengalaman saya saat nyaleg, biasanya ada serangan fajar. Untuk mengantisipasi hal tersebut saya mohon kepada masyarakat, kalau memang ada serangan fajar, ambil saja duitnya, tapi tetap pilih Supian Suri – Chandra,” tutupnya. (el’s)
